Potensi

Potensi dan Adat

Waidim menghadap laut yang termasuk paling kaya di dunia. Angka rinci tentang mata pencaharian warga Waidim belum tercatat, maka halaman ini memuat apa yang benar-benar dapat kami rujuk: adat yang menjaga laut itu, dan kekayaan perairan Raja Ampat sebagai konteks wilayah.

Adat

Sasi

  • Kampung Waidim

    Sasi mangrove, 25 Januari

    Kepala Kampung Waidim turut serta dalam upacara sasi adat yang menutup hutan bakau dari penebangan, di Kasim Raja, Salawati Utara. Ia berdiri bersama kepala kampung Jefman Timur, Jefman Barat, Kapatlap, Samate, Wamega, Wailem, dan Waibu. Upacara dipimpin Taher Arfan, Ketua Lembaga Masyarakat Adat Kalanafat, disaksikan Danramil Samate dan Kepala Distrik Salawati Utara, dan difasilitasi Conservation International Indonesia. Alasannya sederhana dan mendesak: bakau terlalu sering ditebang, padahal di akarnya biota laut mencari makan.

  • Kabupaten Raja Ampat

    Sasi, hukum adat atas laut

    Sasi adalah penutupan wilayah laut atau darat untuk masa tertentu agar sumber dayanya pulih. Di Raja Ampat, kewenangan membuka dan menutup sasi berada pada petuanan adat yang memegang hak ulayat, dan praktik ini diakui dalam zonasi kawasan konservasi perairan.

Konteks wilayah

Laut Raja Ampat

Angka-angka berikut berlaku bagi Kabupaten Raja Ampat, bukan khusus Kampung Waidim.

  • Kabupaten Raja Ampat

    Lebih dari 550 jenis karang keras

    Perairan Raja Ampat menyimpan lebih dari 550 jenis karang keras, sekitar tiga perempat dari seluruh jenis karang keras di dunia.

  • Kabupaten Raja Ampat

    Lebih dari 1.074 jenis ikan karang

    Tercatat lebih dari 1.074 jenis ikan karang di Raja Ampat, kekayaan jenis ketiga tertinggi di dunia setelah Milne Bay di Papua Nugini dan Teluk Maumere di Flores.

  • Kabupaten Raja Ampat

    UNESCO Global Geopark, 2023

    Kabupaten Raja Ampat ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark pada 24 Mei 2023 di markas UNESCO, Paris.

  • Kabupaten Raja Ampat

    Cagar Biosfer UNESCO, 2025

    Pada 27 September 2025 Raja Ampat ditetapkan sebagai Cagar Biosfer UNESCO, mencakup kurang lebih 135.000 kilometer persegi dan lebih dari 610 pulau.

Kejujuran data

Yang belum kami ketahui

Rincian mata pencaharian, pendidikan, dan agama penduduk Waidim belum tersedia.

Bila Pemerintah Kampung Waidim berkenan mengirimkan data mata pencaharian warganya, halaman ini akan diperbarui untuk memuatnya, lengkap dengan sumbernya.