Profil

Profil Kampung Waidim

Waidim adalah kampung pesisir di Pulau Salawati, salah satu dari enam kampung di Distrik Salawati Utara. Halaman ini mengumpulkan apa yang dapat kami pastikan tentangnya, beserta sumbernya.

Identitas

Identitas administratif

Kode distrik lama 92.05.04 dipakai sebelum pembentukan Provinsi Papua Barat Daya.
NamaKampung Waidim
Kode Kemendagri96.03.04.2006
Kode pos98484
DistrikDistrik Salawati Utara (96.03.04)
KabupatenKabupaten Raja Ampat
ProvinsiPapua Barat Daya
PulauPulau Salawati
Zona waktuWIT (UTC+9)
Kepala KampungThimotius Parajal
Letak

Letak Kampung Waidim

-1.048929, 130.883466

Titik perkiraan, bukan hasil pengukuran resmi.

Buka di peta luar

Tempat

Kedudukan Waidim di antara kampung dan wilayah sekitarnya.

  • Distrik Salawati Utara

    Satu dari enam kampung

    Distrik Salawati Utara terdiri atas enam kampung, yaitu Samate sebagai ibukota distrik, Jefman Barat, Jefman Timur, Wamega, Kapatlap, dan Waidim.

  • Kampung Waidim

    Lahir dari pemekaran Samate

    Waidim adalah kampung hasil pemekaran. Kampung induknya adalah Samate, yang kemudian dibagi menjadi beberapa kampung, di antaranya Waidim, Kapatlap, Jefman Barat, Jefman Timur, dan Wamega.

  • Distrik Salawati Utara

    Di Pulau Salawati

    Waidim berada di Pulau Salawati, salah satu dari empat pulau besar yang menamai Raja Ampat. Wilayah Distrik Salawati Utara seluas 38,52 kilometer persegi dan mencakup 59 pulau bernama.

  • Distrik Salawati Utara

    Penduduk distrik

    Sensus Penduduk 2020 mencatat 2.597 jiwa di Distrik Salawati Utara, dengan perkiraan 3.010 jiwa pada pertengahan 2025.

Bahasa dan suku

  • Distrik Salawati Utara

    Bahasa Salawati

    Bahasa Salawati, disebut juga Maden, adalah rangkaian dialek yang mencakup Tepin, Wail, Fiat atau Fiawat, Rajau, dan Butlih. Penuturnya diperkirakan sekitar 600 orang dan bahasa ini tergolong rentan hingga terancam punah. Dialek Tepin tercatat di Kampung Kapatlap. Sumber yang ada tidak menyebutkan dialek mana yang dituturkan di Waidim.

  • Kampung Waidim

    Marga yang tercatat

    Marga yang muncul di antara aparat Kampung Waidim adalah Parajal, Klasin, Rembu, Aibah, Sanadi, Ngodiho, Mugu, Djaman Mona, Subay, dan Abidondifu. Dari sepuluh marga itu, Sanadi dan Abidondifu terdokumentasi sebagai fam Suku Biak. Delapan marga lainnya belum kami temukan dalam daftar fam Papua mana pun, dan asal-usulnya kami serahkan kepada penutur adat setempat, bukan kepada dugaan.

  • Kabupaten Raja Ampat

    Suku di Pulau Salawati

    Suku Moi mendiami bagian timur Pulau Salawati, sementara Suku Tepin disebut sebagai penduduk asli pesisir utara pulau. Sejak sekitar abad kelima belas, orang Biak dari Teluk Cenderawasih juga bermigrasi dan menetap di kampung-kampung pesisir Raja Ampat.

Layanan

  • Distrik Salawati Utara

    Sekolah di kampung pemekaran

    Menurut data Dukcapil Kemendagri per 30 Juni 2023, setiap kampung hasil pemekaran di Salawati Utara, termasuk Waidim, memiliki sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Sekolah menengah atas dan kejuruan hanya ada di Kampung Samate. Pernyataan ini berlaku bagi kelompok kampung tersebut; kami belum menemukan sumber yang menyebut nama sekolah di Waidim.

Kejujuran data

Yang belum kami ketahui

Beberapa hal sengaja kami biarkan kosong, sebab kami tidak menemukan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Halaman ini akan diperbarui begitu datanya ada.

  • Luas wilayah Kampung Waidim belum kami temukan dalam sumber mana pun.
  • Rincian mata pencaharian, pendidikan, dan agama penduduk Waidim belum tersedia.
  • Status Indeks Desa Membangun dan anggaran kampung belum dapat kami akses.
  • Waktu tempuh resmi dari Sorong atau Waisai menuju Waidim belum ada sumbernya.
  • Keberadaan puskesmas pembantu, dermaga, listrik, air bersih, dan sinyal telekomunikasi di Waidim belum terdokumentasi.